Monday, August 02, 2010

Penutupan Pendidikan & Pelatihan Calon Hakim Angkatan V

MEGA MENDUNG, Ahad 01 Agustus 2010 pukul 10.00 WIB, Ketua Mahkamah Agung DR. Harifin A Tumpa, SH., MH. menutup Pendidikan dan Pelatihan Calon Hakim Angkatan V yang diikuti para Calon Hakim tingkat Pertama dari lingkungan Peradilan Umum, Peradilan Agama dan Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN) seluruh Indonesia yang bertempat di Pusdiklat Mahkamah Agung Mega Mendung, Ciawi – Bogor.

Dalam sambutannya, Harifin A Tumpa meminta kepada para lulusan Diklat Cakim Angkatan V agar terus mempelajari, mengkaji dan mengembangkan ilmu yang telah diperoleh dalam Diklat ini dan digunakan untuk menangani permasalahan yang terus berkembang yang akan dihadapi para hakim di masa mendatang.

“Diklat ini hanyalah bersifat diklat awal dan persoalan-persoalan yang dikajinya hanyalah bekal untuk memotivasi diri untuk terus melakukan kajian”, kata Harifin, sambil menambahkan bahwa persoalan ke depan yang akan dihadapi akan jauh lebih berat.

Selanjutnya, Harifin menjelaskan harapan masyarakat terhadap para hakim. Para hakim dalam memeriksa perkara hendaknya tanpa memihak. “Berikanlah hak dan kesempatan yang sama, kepada penuntut umum dan pembela, atau kepada penggugat dan tergugat”, tegasnya.

Laporan Ketua Panitia Kepala Pusdiklat Teknis Peradilan Mahkamah Agung I.G. Agung Sumanatha, SH. Bahwa dalam rangka mewujudkan Badan Peradilan Yang Agung Mahkamah Agung menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Calon Hakim Angkatan V berdasarkan Surat Keputusan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan, Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI Nomor : 03A/BLD/SK/I/2010, tanggal 11 Januari 2010, sebagai realisasi DIPA Mahkamah Agung RI.

Pendidikan dan Pelatihan ini di mulai dari tanggal 03 Mei 2010 sampai dengan 01 Agustus 2010. Pendidikan dan Pelatihan Calon Hakim ini berjumlah 258 peserta antara lain Cakim Pertama dari Lingkungan Peradilan Umum 144 orang, Cakim Pertama dari lingkungan Peradilan Agama 97 orang dan Cakim Pertama Peradilan TUN 17 orang yang telah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Calon Hakim selama 3 Bulan sampai dengan selesai. Pendidikan dan Pelatihan Calon Hakim Angkatan V ini adalah Untuk membentuk Para Hakim masa depan dengan Kepribadian (Integritas), Kecerdasan (Intelektualisme) dan Kemampuan (Keberanian/Kemandirian) dalam rangka mewujudkan Badan Peradilan Yang Agung.

Kepada para peserta Pendidikan dan Pelatihan ini di bagikan bahan-bahan berupa makalah dari para Penceramah/ Pengajar dalam bentuk softcopy maupun hardcopy. Ada beberapa mata ajar tertentu telah di lakukan secara interaktif dan partisipatif seperti pola yang telah di susun Tim SK. KMA No. 147 untuk 3 Lingkungan Peradilan Yaitu Peradilan Umum, Peradilan Agama dan Peradilan Tata Usaha Negara (hasil kerja sama dengan pihak NLRP)

Dalam mengukur tingkat penyerapan materi dan tingkat kemampuan peserta dan efektifitas Pelatihan, di adakan penilaian/evaluasi terhadap peserta meliputi aspek, Disiplin, Penguasaan Materi, Analisa/ Sikap Akademis dan Perilaku.

Berdasarkan hasil Evaluasi yang di lakukan, bersama ini diumumkan masing-masing 3 Peserta terbaik dari lingkungan Peradilan Umum, Peradilan Agama dan Peradilan Tata Usaha Negara.

Pemberian sertifikasi kelulusan Calon Hakim Angkatan V oleh Ketua MA Harifin A Tumpa kepada tiga peserta terbaik dari masing-masing lingkungan peradilan yaitu peradilan Umum, Peradilan Agama dan Peradilan Tata Usaha Negara :

Tiga terbaik dari lingkungan Peradilan Umum:

1. Dodik Setyo Wijayanto, SH. Calon Hakim pada PN Cibinong dengan nilai 87,03.(terbaik pertama)

2. Rechtika Dianita, SH. Calon Hakim pada PN Bale Bandung dengan nilai 84,61. (terbaik kedua)

3. Sularko, SH. Calon Hakim pada PN Surakarta dengan nilai 84,11. (terbaik ketiga),

Tiga terbaik dari lingkungan Peradilan Agama:

1. Nasich Salam, Lc.LLM., Calon Hakim pada PA Yogyakarta dengan nilai 88,47. (terbaik pertama)

2. Sofyan Zefri, S.Hi. Calon Hakim pada PA Sidoarjo dengan nilai 87,70. (terbaik kedua)

3. Rio Satria, S.Hi. Calon Hakim pada PA Bukit Tinggi dengan nilai 87,25. (terbaik ketiga)

Tiga terbaik dari lingkungan Peradilan Tata Usaha Negara:

1. Febby Fajrurrahman, SH. Calon Hakim pada PTUN Bandung dengan nilai 86,02. (terbaik pertama)

2. Mohamad Yusup, SH. Calon Hakim pada PTUN Jakarta dengan nilai 82,29. (terbaik kedua)

3. Gayuh Rahantyo, SH. Calon Hakim pada PTUN Semarang dengan nilai 81,99. (terbaik ketiga)

Penutupan Diklat Cakim ini ditutup secara resmi oleh Ketua MA DR. Harifin A Tumpa, SH. dengan pelepasan tanda peserta pada 3 perwakilan peserta

Hadir dalam acara ini Wakil Ketua MA Bidang Yudisial, Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial, para Tuada, Hakim Agung dan para Pejabat Eselon I, II serta undangan lainnya. (www.mahkamahagung.go.id)

No comments:

Post a Comment