Sunday, December 17, 2006

Kerajaan Sindangkasih di Majalengka, benarkah ada?

Beberapa waktu yang lalu, saya membaca sebuah buku yang cukup menarik. Sebenarnya buku tersebut merupakan terbitan lama, sebaya dengan umur saya sekarang. Faktor keterbatasan dan ketidaktahuanlah yang menyebabkan saya baru bisa menemukan dan membaca buku tersebut setelah beberapa lama. Buku tersebut ditulis oleh seorang kelahiran Cirebon, sekitar tahun 1983. buku tersebut bercerita tentang sejarah Kerajaan Cerbon (buku tersebut menyebutnya demikian), terutama pasca Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah memimpin kerajaan tersebut.

Dalam buku Kerajaan Cerbon tersebut diceritakan beberapa hal yang mungkin menurut saya bisa merubah sejarah atau bahkan menghilangkan sama sekali Kerajaan Sindangkasih yang konon pernah ada di Majalengka.

Dari beberapa informasi yang saya dapat sebelumnya, bahwa pada zaman sebelum Islam masuk ke Majalengka, terdapat sebuah kerajaan bernama Sindangkasih yang berada di daerah Sindangkasih, Majalengka dan dipimpin oleh ratu bernama Nyi Rambut Kasih. Entah benar atau tidak, yang jelas bila kita mengakses situs Bappeda-Majalengka maka akan diceritakan kisah keberadaan kerajaan tersebut, sama seperti yang saya terima selama 15 tahun terakhir. Ringkasnya keberadaan Kerajaan Sindangkasih tersebut lalu kalah oleh pengaruh Islam dari Kerajaan Cerbon.

Yang menjadi pertanyaan setelah saya membaca buku tersebut ialah, penulis yaitu Unang Sunardjo, S.H menyangkal bahwa Kerajaan Sindangkasih tersebut berada di daerah Majalengka, tetapi terletak di daerah yang namanya sama Sindangkasih di daerah Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon. Menurut buku tersebut, daerah Sindangkasih merupakan hadiah dari ayah Nhay Ambet Kasih (mungkin Nyi Rambut Kasih), yaitu Ki Gedeng Sedhang Kasih setelah Nhay Ambet Kasih menikah dengan Raden Pamanah Rasa, yang kelak dikenal dengan nama Prabu Siliwangi. Sindang Kasih tersebut tak lebih merupakan bagian dari Nagari Surantaka pimpinan Ki Gedeng Sedhang Kasih, yang merupakan pecahan dari daerah otonom di bawah Kerajaan Galuh yang bernama Wanagiri Besar. Karena sesuatu hal, Wanagiri Besar tersebut, menjadi pecah dan terbagi dalam beberapa nagari, termasuk Nagari Surantaka.

Tentunya patut ditelusuri kebenaran pendapat tersebut, karena saya pribadi merasa bahwa pelurusan sejarah merupakan hal penting. Meski telah beribu-ribu tahun ditelan masa, tetapi pelurusan sejarah menjadi perlu ketika kebutuhan untuk menyadari identitas diri menjadi sangat urgen.

Meski tidak sepenuhnya menyalahkan pendapat tersebut, tetapi bila ditanyakan argumen untuk mendukung kebenaran bahwa Kerajaan Sindangkasih memang benar-benar di daerah Majalengka, saya juga kebingungan untuk mencari bukti. Tidak ada patilasan atau dokumen-dokumen sejarah yang mendukung keberadaan Kerajaan Sindangkasih di Majalengka tersebut. Setidaknya sampai sekarang saya belum menemukan dan berhasil mengetahui sisa-sisa peradaban Kerajaan Sindangkasih di Majalengka. Lebih lanjut, buku tersebut hanya mengakui keberadaan Kerajaan Talaga Manggung (yang berpusat di Kec. Talaga sekarang), yang kemudian juga tertundukkan oleh Kerajaan Islam Cerbon. Di Majalengka sendiri, sepertinya pada waktu itu belum ada peradaban, karena tidak pernah disinggung sama sekali hubungan diplomatik atau sejenisnya dengan Kerajaan Cerbon. Kalaupun ada, hanya daerah Rajagaluh yang pernah disebutkan sebagai salah satu daerah ”sampingan” dari Kerajaan Cerbon.

Sehingga mana yang benar dan mana yang salah, belum dapat saya ketahui. Satu hal yang pasti, kita memerlukan argumen sejarah dan dokumen peninggalan yang tersisa untuk membuktikan bahwa memang pernah berdiri Kerajaan Sindangkasih di Majalengka. Tugas siapa?, tentunya kita semua untuk lebih mengenal cikal-bakal peradaban dan nenek moyang kita sendiri. Bersediakah kita?.

12 comments:

  1. Anonymous3:18 AM

    kerajaan sindang kasih memang ada dan letaknya di majalengka (tepatnya majalengka wetan --- sekarang sekitar daerah cicurug, dekat ci deres). dulu waktu kecil, di tepi desa cicurug ada sisa-sisa lingga yoni dan bekas pondasi tembok.. (namun sekarang sudah hilang entah kemana karena tidak terurus)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Punten, bisa diperlengkap di sebelah mana cicurugnya yang ada sisa sisa lingga yoni dan bekas pondasi tembok? Nuhun

      Delete
    2. Sayangnya, yang memberikan komentar atas postingan ini tidak meninggalkan identitas. Jadi petunjuknya tidak berarti banyak.
      Coba ditelusuri ke Kelurahan Cicurug, barangkali?

      Delete
  2. Anonymous1:20 AM

    setelah...sekiaan lama...akhirnnya..saya..tahu..berarti mimpi saya..sepertinya...betul..(nyata) saya pikir mimpi ini hanya bunga tidur....!!! Begini certia mimpi itu...tepatnya...sekitar tahun 2002...pada suata malam..entah malam apa (kebetulan saya lupa)..saya di datangi...perumpuaan..cantik,putih..berpakaian..kerajaan..lengkap..dengan..mahkota..dan..selandang...kemudian..saya..tanya...siapakah...saudari....dan dia pun menjawab...saya..nyi imas..sindangkasih...kemudian..saya..tanya..lagi...memang..ada.perlua..apa dengan..saya...tidak ada apa2 saya hanyaa ini melihat jawab putri tersebut...setelah...itu..putri tersebut..pergi..tanpa..mengucapkan apa2...!!! Saya sempat..tanya masalah mimpi ini...siapakah putri cantik..yg bernama NYI IMAS SINDANGKASIH kepada salah..seorang..yang..mengerti..arti mimpinya...tapi jawabaannya...kurang meyakinkan saya,mimpi adalah bunga tidur......
    Setelah...saya googling..cuma ketemu desa sindangkasih......!!! Kalo memang betul kerajaan ini ada....dan kebetulan ada salah seorang....keluarga kerajaan yang bernama...NYI IMAS SINDANGKASIH..berarti saya sangat beruntung sekali dapat bertemu dgn putri tersebut...walau pun hanya mimpi....!!!!

    ReplyDelete
  3. Anonymous6:31 AM

    harus di bedakan antara sejarah dan mitos, sejarah harus dibuktikan dengan fakta dari berbagai sumber primer, untuk itu perlu penelaahan maupun penelitian mendalam sehingga tidak hanya menjadi mantifact yang bisa menyesatkan para pelajar. kebanggaan akan daerah memang penting tetapi mesti dibuktikan dengan cara ilmiah dan bukan sekedar dongen sebelun tidur.

    ReplyDelete
  4. Anonymous1:47 PM

    Kata siapa tidak ada sisa-sisanya, coba anda datang langsung ke majalengka.

    ReplyDelete
  5. Anonymous10:42 AM

    dari buku yg pernah saya baca dan dari tradisi lisan turun temurun orang tua saya kerajaan sindangkasih terletak di majalengka wetan dan kebetulan saya bertempat tinggal di desa sindangkasih sendiri, disana ada patilasan nyi rambut kasih tempat dia ngahian (menghilang). jika anda tertarik mari kita telusuri bersama, kebetulan saya mahasiswa jurusan sejarah.

    ReplyDelete
  6. Kang Mpeb10:04 PM

    Memang gampang, membuat kesimpulan akhir. Yang sulit adalah membuktikan secara empiris, adakah bukti otentik keberadaan kerajaan Sindangkasih itu. Saya sendiri orang Majalengka dan pernah mengunjungi tempat yang dimaksud 'peninggalan' atau 'patilasan' itu di babakan jawa. Tapi itu sama sekali tidak menunjukkan ada peradaban atau kerajaan sindangkasih bahkan tidak menunjukkan bukti apa-apa. Perlu dikaji lebih teliti, meskipun bukan berlatar belakang Ilmu Sejarah, tapi saya juga meminati sejarah. Coba sekali2 googling, cari www.tatangmanguny.wordpress.com itu memperkuat pendapat saya tentang cerita Kerajaan Sindangkasih.

    ReplyDelete
  7. Anonymous9:43 PM

    Kang mpeb bisa tolong add fb saya
    Soalnya saya ingin pergi ke majalengka untuk mengetahui cerita tentang nyi ambet kasih ???
    Salam dri rd erwin di makassar

    ReplyDelete
  8. Anonymous9:50 PM

    erwinluph@yahoo.co.id
    Saya dari makassar sulawesi selatan. Ingin tahu banyak tentang kerajaan sindangkasih terutama nyi ambet kasih(rambut). Dimana letak sebenarnya di majalengka ato cerbon. Kalo ada buktik otentik ataupun non otentik walaupun sedikit

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa ditelusuri Kelurahan Sindangkasih. Kebetulan beberapa tahun ini saya berdomisili di luar Majalengka. Sehingga tidak dapat secara langsung memberikan petunjuk kebenaran cerita Nyi Rambut Kasih sebagaimana postingan maupun komentar-komentar terhadapnya.

      Terima kasih,

      Delete
  9. Anonymous9:51 PM

    erwinluph@yahoo.co.id
    Saya dari makassar sulawesi selatan. Ingin tahu banyak tentang kerajaan sindangkasih terutama nyi ambet kasih(rambut). Dimana letak sebenarnya di majalengka ato cerbon. Kalo ada buktik otentik ataupun non otentik walaupun sedikit

    ReplyDelete